Batukaras Siap Menjadi Desa Tsunami Ready IOC-UNESCO

 

 

Salah satu program Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Bandung dan diketuai oleh Dr. rer. nat. Wiwin Windupranata, S.T., M.Si pada tahun 2022 ini mencoba mendampingi dan membantu masyarakat Desa Batu Karas, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran dalam mencapai Desa Tsunami Ready UNESCO-IOC. Terdapat 12 indikator yang meliputi aspek penilaian (assessment), kesiapsiagaan (preparation) dan tanggap darurat (respons) yang harus dicapai dalam memperoleh predikat Desa Tsunami Ready tersebut. Pada tanggal 5 – 8 Juli 2022, dilakukan survei lapangan dan pemetaan pencapaian 12 indikator Desa Tsunami Ready di Desa Batukaras. Kegiatan ini diikuti empat peneliti dari ITB dan BRIN serta lima mahasiswa dari Program Studi Sarjana Teknik Geodesi dan Geomatika ITB.

Desa Batukaras adalah desa yang terletak di bagian selatan Kabupaten Pangandaran. Letak geografis tersebut menjadikan Desa Batukaras sebagai salah satu desa di Kabupaten Pangandaran yang memiliki objek wisata pantai yang sangat terkenal sebagai salah satu spot surfing terbaik sehingga tidak heran jika banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara berkunjung. Akan tetapi, di luar potensi keindahan alamnya, Desa Batukaras juga berpotensi akan terjadinya bencana tsunami. Salah satunya peristiwa Tsunami Pangandaran yang terjadi pada 2006 silam menjadi sebuah pengingat bagi masyarakat akan pentingnya penanggulangan bencana, khususnya tsunami. Oleh karena itu, pihak Tim Pengabdian Masyarakat dari LPPM-ITB ini berencana untuk memberikan wadah bagi Desa Batukaras agar siap menjadi Desa Tsunami Ready berdasarkan IOC-UNESCO.

 

Kegiatan yang dilakukan dalam menunjang terwujudnya program ini adalah pengecekan 12 Indikator Tsunami Ready IOC-UNESCO, meminta data kepada berbagai pemangku kepentingan di Desa Batu Karas; pengecekan posisi dan kelengkapan rambu, jalur serta tempat evakuasi; dan simulasi jalur evakuasi, serta mewawancarai beberapa pihak terkait yakni Kepala Desa Batukaras, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pangandaran, Ketua FKDM Desa Batu Karas, serta Pelaku Usaha dan Pariwisata yang ada di wilayah Desa Batu Karas. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menunjang keberhasilan program pengabdian masyarakat ini. Harapannya dengan diadakannya kegiatan ini, Desa Batukaras siap menjadi Desa Tsunami Ready yang memenuhi 12 Indikator Tsunami Ready IOC-UNESCO dan dalam tahun depan menjadi salah satu desa yang diusulkan untuk memperoleh predikat Desa Tsunami Ready.

Laporan Terbaru