Logistik dan RR

Bidang Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi khususnya menangani logistik dan peralatan pada Pra Bencana dan Pasca Bencana dengan Cepat, Tepat, Terpadu dan Akuntabel. Penyaluran bantuan berupa Logistik dan peralatan merupakan kegiatan rutin. Verifikasi dan Assesment apabila terjadi bencana dan mendapat laporan kebencanaan merupakan bagian daripada Tugas Pokok dan Fungsi.

  1. Pra Bencana, Bidang Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi memfasilitasi peralatan dan logistik dalam hal pencegahan dan kesiapsiagaan bencana.
  2. Saat Bencana, Bidang Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi melakukan koordinasi, menerima, menyiapkan dan menyalurkan logistik.
  3. Pasca Bencana, Bidang Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi melakukan kajian kebutuhan Pasca Bencana melalui Verifikasi korban bencana dengan bantuan Rehabilitasi dan Rekontruksi.

Logistik Adalah segala sesuatu yang berwujud yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup manusia yang terdiri dari atas sandang, pangan dan papan atau turunannya. Termasuk dalam kategori logistik adalah barang habis pakai atau dikonsumsi, misalnya sembako (Sembilan bahan pokok), obat-obatan, pakaian dan kelengkapannya, air, jas tidur dan sebagainya

Berdasarkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No. 13 Tahum 2008,  tentang pedoman manajemen logistik dan peralatan agar pengelolaan logistik dan peralatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat, terpadu dan akuntabel.

Komposisi SDM Bidang Logistik

Kepala Bidang Logistik, Rehabilitiasi dan Rekontruksi

Tugas Pokok Fungsi :

Kepala Seksi PKTD (Pencegahan Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat)

Tugas Pokok Fungsi:
  1. Membuat rencana induk dan rencana daerah dalam rangka pembangunan daerah pemukiman akibat bencana.
  2. Melakukan pelatihan staf dan satuan melalui uji coba dan geladi tentang rencana kontinjensi bencana.
  3. Memberikan petunjuk-petunjuk tentang tugas yang akan dilaksanakan dalam penanggulanan bencana sesuai dan tanggung jawab masing-masing.
  4. Memberikan pertolongan terhadap korban di lokasi bencana.
  5. Mengkoordinasikan lokasi daerah aman dan memberikan tindakan lebih lanjut.
  6. Mengkoordinasikan evakuasi medis, pengobatan darurat dan lanjutan ke rumah sakit, menjamin kesehatan dan gizi para pengungsi.
  7. Mengkoordinasikan perbaikan darurat terhadap sarana ekonomi, perhubungan dan kehidupan masyarakat, penyediaan air bersih dan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).
  8. Melakukan perhitungan kerugian fisik, sarana dan prasarana akibat bencana.
  9. Memberikan bantuan/tindakan penanggulangan bencana.
  10. Menyiapkan fasilitas dan spesifikasi keahlian tim reaksi cepat (TRC) maupun satgas Penanggulangan Bencana.
  11. Menyiapkan pos pos komunikasi di daerah rawan bencana termasuk fasilitas komunikasi.
  12. Menyebarkan informasi tentang bencana yang mungkin timbul dengan segala akibatnya sebagai persiapan penyelematan atau pengungsian.
  13. Menyiapkan dan memeriksa tanda-tanda bahaya yang berlaku guna peringatan dini bagi masyarakat untuk mengetahui bencana yang terjadi.
  14. Membuat rencana pengembangan wilayah yang berkenaan dengan penanggulangan bencana.
  15. Membuat rencana tata ruang wilayah yang berkenaan dengan penanggulangan bencana.
  16. Membuat rencana induk dan rencana detail pembangunan fasilitas, prasarana dalam rangka penanggulangan bencana.
  17. Membuat peta rawan bencana dan penyebarannya kepada masyarakat.
  18. Menyediakan data potensi penanggulangan bencana yang dapat digunakan.
  19. Menyediakan data wilayah yang dapat digunakan dalam sistem informasi penanggulangan bencana Indonesia.
  20. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

Tak ada yang membuat kami bahagia selain pendistribusian logistik tepat waktiu, lokasi dan asaran

Kepala Seksi RRL ( Rehabilitasi, Rekontruksi dan Logistik)

Tugas Pokok Fungsi:
  1. Menganalisa secara menyeluruh dan mengevaluasi akibat bencana.
  2. Merehabilitasi fisik terbatas dan rehabilitasi mental yang terkena bencana.
  3. Mengendalikan dan melaporkan pelaksanaan rehabilitasi ketika terjadi bencana.
  4. Melakukan kegiatan yang berkenaan dengan ketahanan terhadap gempa.
  5. Menyiapkan fasilitas terhadap penanggulangan bencana.
  6. Memberikan saran-saran serta laporan terhadap penyelamatan akibat bencana.
  7. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan sesuai dengan bidang tugasnya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
  8. Melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka pengadaan logistik.
  9. Menerima, menyiapkan dan menyalurkan bantuan logistik.
  10. Melakukan pemeliharaan bantuan logistik ketika terjadi bencana.
  11. Melakukan pelaporan bantuan baik penerimaan/penyaluran logistik ketika terjadi bencana.
  12. Menyelenggarakan administrasi pertanggungjawaban bantuan bencana.

Jenis-Jenis Logistik :

  1. Sembako meliputi makanan pokok siap pakai
  2. Peralatan meliputi peralatan kebencanaan dan peralatan kebutuhan sehari-hari
  3. Perlengkapan meliputi Pakaian dan Perlngkapan lainnya

Kegiatan Layanan Bidang Logistik :

  1. Penyaluran Bantuan Berupa logistik Terhadap Korban Bencana Alam di Kabupaten Pangandaran
  2. Penyaluran Bantuan berupa Peralatan Kebencanan berupa Karung dan Boronjong dan lain-lain.
  3. Penyaluran Peralatan Kebencanaan Pinjam pakai berupa Tenda, Perahu Karet, Veltbed.
X