Community Detail

AMS RESCUE 26 Nov
By: Admin 0

AMS RESCUE

  1. PENDAHULUAN

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat  yang  disebabkan,  baik  oleh   faktor   alam  dan/atau faktor non-alam aupun faktor  manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan,  kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan Kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi.

 

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana pada bagian kedua Pasal 27 diamanahkan bahwa :

Kewajiban Masyarakat

Pasal 27

Setiap orang berkewajiban:

  1. menjaga kehidupan sosial masyarakat yang harmonis,
  2. memelihara keseimbangan, keserasian, keselarasan, dan
  3. kelestarian fungsi lingkungan hidup;
  4. melakukan kegiatan penanggulangan bencana; dan
  5. memberikan informasi yang benar kepada publik tentang
  6. penanggulangan bencana.

 

Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Pasal 87 Ayat (1)

Partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) huruf e bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dalam rangka membantu penataan daerah rawan bencana ke arah lebih baik dan rasa kepedulian daerah rawan bencana.

 

Peraturan Daerah Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Pasal 80 ayat (1)

Partisipasi dan peranserta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, lembaga usaha dan masyarakat sebagaimana dimaksud pada Pasal 71ayat (1) huruf e, dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi guna membantu penataan daerah rawan bencana ke arah lebih baik dan rasa kepedulian daerah rawan bencana

 

Peraturan Daerah Kabupaten Pangandaran Nomor 21 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Pasal 54 Ayat (1)

Setiap organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat di daerah dapat berperan serta dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimilikinya.

 

  1. KONDISI GEOGRAFIS KABUPATEN PANGANDARAN

a. Kabupaten Pangandaran memiliki wilayah geografis yang terdiri dari daratan, pantai dan pegunungan dengan jumlah penduduk sekitar 422.586 jiwa yang tersebar di 10 Kecamatan dan 93 Desa. Luas wilayah Kabupaten Pangandaran yaitu 168.509 Ha dengan luas laut 67.340 Ha. Kabupaten Pangandaran memiliki panjang pantai 91 km;

b. Sebagai karunia Tuhan, sumber daya alam di Kabupaten Pangandaran memiliki luas sawah sekitar 16.376 Ha, memiliki luas perkebunan sekitar 40.247 Ha, memiliki luas kehutanan sekitar 17.019 Ha;

c. Selain kekayaan alam yang besar, secara geografis, Kabupaten Pangandaran dikatagorikan daerah rawan bencana, yakni urutan ke 16 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia bencana dan urutan ke-5 daerah rawan bencana dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Bencana alam yang mengancam Kabupaten Pangandaran antara lain : 1. Tsunami, 2. Gempa Bumi, 3. Banjir, 4. Tanah Longsor, 5. Angin Puting Beliung, 6. Kebakaran, 7. Kekeringan, 8. Wabah Penyakit.

 

  1. PEMBENTUKAN SATGAS PENANGGULANGAN BENCANA ANGKATAN MUDA SILIWANGI (AMS) RESCUE

Pada dasarnya Organisasi Kemasyarakatan Angkatan Muda Siliwangi memiliki kepedulian terhadap penyelenggaraan penanggulangan bencana dan telah melatih sebagian Anggota AMS di beragai Distrik seperti Kab. Sukabumi sebanyak 50 orang, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kab. Bandung dan Kab. Bandung Barat, yang kesemuanya itu merupakan daerah Rawan Bencana serta pada setiap kejadian – kejadian bencana di daerahnya selalu turut serta di dalam penanggulangan bencana, diharapkan setelah terbentuk nya Satuan Tugas tersebut Peran AMS bisa lebih terkoordinir  dan terkomando.

Pembentukan SATGAS Penanggulangan Bencana ini tidak hanya terbentuk di Pusat saja di harapkan bisa terbentuk di Setiap DISTRIK terutama Kabupaten / Kota yang sudah memiliki atau terbentuk BPBD.

 

  1. LATAR BELAKANG TERBENTUKNYA AMS RESCUE RAYON PANGANDARAN

Didasari kesadaran dan keinginan untuk mengembangkan keberadaan organisasi sebagai kekuatan masyarakat dalam rangka membangun perwujudan masyarakat adil, makmur dan sejahtera. Terbentuknya Angkatan Muda Siliwangi Rescue Rayon Pangandaran juga dipengaruhi situasi dan kondisi Kabupaten Pangandaran yang rawan bencana.

Sehubungan dengan hal tersebut sangat diperlukan tindakan yang nyata untuk dapat menyikapi permasalahan mengenai kejadian-kejadian bencana dan sosial kemasyarakatan yang terjadi di Kabupaten Pangandaran tercinta ini. Akhirnya tercetuslah suatu pemikiran untuk membentuk suatu wadah Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Rescue Rayon Pangandaran, wadah komunikasi untuk menyatukan polo (pemikiran), pola (perencanaan), dan palu (kekuatan) semua pihak yang terlibat didalamnya.

Menindaklanjuti gagasan tersebut, pengurus AMS Rayon Pangandaran melakukan koordinasi dengan Pengurus AMS Pusat tentang prosedur pembentukan AMS Rescue secara resmi, dengan tujuan, visi dan misi yang sama, demi kemanusiaan, mengingat Pangandaran juga memiliki sejarah dan potensi bencana yang beragam dan sangat membutuhkan pertolongan dari berbagai pihak.

Selasa, 8 Januari 2019 bertempat di Kantor CV. Indah Savana Pangandaran dilaksanakan pertemuan menjalin silaturahmi serta pembentukan Angkatan Muda Siliwangi Rescue Rayon Pangandaran. Selanjutnya, satuan tugas ini memiliki anggota-anggota yang mempunyai kemampuan dan beberapa keahlian khusus dalam menjalankan visi dan misi Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Rescue Rayon Pangandaran.

 

  1. HARAPAN

Setelah terbentuknya Satuan Tugas Penanggulangan Bencana AMS Rescue ini merupakan satu wujud kepedulian masyarakat yang terhimpun dalam organisasi kemasyarakatan Angkatan Muda Siliwangi Rayon Pangandaran dan merupakan partner Pemerintah di dalam Penanggulangan Bencana khususnya di Kabupaten Pangandaran.

 

  1. PENUTUP

Semoga pembentukan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana AMS Rescue merupakan terobosan baru organisasi kemasyarakatan dalam  rangka kegiatan sosial terutama masyarakat yang terkena dampak bencana.yang dipandang sangat dibutuhkan dalam Organisasi Angkatan Muda Siliwangi saat ini.