Pemasangan ELDEWAS di Desa Kalijati

Pemasangan ELDEWAS

Kalijati, 14 Januari 2018

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran memasang sistem peringatan dini bencana longsor atau Early Landslide Detection and Warning System (ELDEWAS) di Dusun Sangkanbawang Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih, hari ini (14/1).

Manager Pusdalops Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran Nana Sukarna mengatakan, ada 4 ELDEWAS yang dipasang dititik-titik rawan longsor. Daerah tersebut merupakan wilayah perbukitan yang berpotensi mengancam pemukiman warga. “Kita bersama tim sudah mulai memasang perangkat. Sebelumnya, kami¬† melakukan survei, apraisal dan pemetaan pergerakan tanah terlebih dahulu sebagai bahan titik pemasangan ELDEWAS,” ungkapnya.

Dikatakannya, perangkat ELDEWAS bekerja secara sistem digital dengan koneksi internet. Sehingga, kata dia, alat tersebut mampu mengirimkan data dan peringatan dini melalui perangkat lunak ke markas Pusdalops PB, jaringan seluler serta pesan suara kepada masyarakat secara langsung. “Sistemnya online otomatis, sehingga ketika mendeteksi longsor alat akan bunyi dan memberikan peringatan tiga level sesuai besaran longsor yang terdeteksi,” tutur pria yang akrab disapa Una itu.

Ia menjelaskan, perangkat ELDEWAS dipasang di titik tertinggi wilayah berpotensi longsor. “Radius panjang selingnya 20 meter, jadi alat itu akan mendeteksi longsoran tanah yang mengancam perumahan yang ada dibawahnya,” tambahnya.

Keempat perangkat ELDEWAS itu dipasang di Dusun Sangkanbawang RT 18,19 dan 20 RW 08 Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih. Daerah tersebut merupakan zona rawan bencana longsor. “Wilayahnya memang perbukitan, rumah warga disana rata-rata berada dalam ancaman longsor sehingga butuh alat peringatan dini, disamping pemahaman warganya terhadap bencana,” ungkapnya.

Una berharap warga turut menjaga agar alat yang terpasang tetap dapat berfungsi dengan baik.
Sosialiasi dgn warga dilakukan minggu malam. “Bagaimana ELDEWAS dapat berfungsi dengan baik tergantung bagaimana kita dapat memanfaatkan alat tersebut sebaik mungkin. Karenanya diperlukan peran aktif masyarakat untuk dapat mewujudkannya,” imbuhnya.

DR. Drs. H. Nana Ruhena, MM selaku Kepala DPKPB Kabupaten Pangandaran menuturkan “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dunia usaha, dalam hal ini BI, yang mengalokasikan anggaran CSRnya untuk kegiatan pra bencana, yaitu dengan memfasilitasi kami alat peringatan longsor ini”. “Selain sistem peringatan dini bencana longsor, BI juga sudah menyiapkan sistem peringatan dini bencana banjir, yang akan segera kita pasang di Desa Sukanagara,” pungkasnya.

Semoga kedepannya terjalin sinergitas yang lebih dari seluruh stakeholder dalam hal kesiapsiagaan bencana maupun penanggulangan bencana.

Laporan Terbaru