Pemetaan dan Simulasi Longsor Dusun Sangkanbawang Desa Kalijati

Parigi – Pemasangan Early Lanslide Detection Warning System (ELDEWAS) yang telah dilakukan oleh Tim Pusdalops PB Pangandaran dan dibantu oleh para ahli dari Pusdalops PB Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta serta engineering dari UGM Yogyakarta telah selesai pada hari Selasa tanggal 16 Januari 2018. Maka pekerjaan Pusdalops PB Pangandaran tidak berhenti disitu saja, banyak pekerjaan menanti diantaranya Pemantauan, Sosialisasi, Pemetaan dan Simulasi jika terjadi longsor. Kami harus menindaklanjuti dengan pemetaan evakuasi, pembuatan rambu evakuasi dan simulasi serta inventarisasi data base.

                                                                                                                                            Nana Sukarna beserta Bapak Rasman, salah satu korban longsor

“Kami akan mengirimkan 2 (dua) Tim untuk melakukan pemetaan serta pemasangan rambu evakuasi di lokasi tersebut” kata Una, sapaan Nana Sukarna, selaku Komandan Lapangan kegiatan ini, di Kantor DPKPB Kab. Pangandaran, Jalan Karangbenda No.635, Parigi, Kamis (18/01/2018).

Kata dia, 2 Tim tersebut berasal dari berbagai unsur relawan diantaranya, Oi Crisis Center (OCC) UPW Pangandaran, Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Rescue Rayon Pangandaran serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pangandaran dengan total 7 (tujuh) orang relawan serta 4 (empat) orang dari Pusdalops PB Pangandaran sebagai Koordinator dengan dikomandani oleh Nana Sukarna (Una), kegiatan demi kemanusiaan ini dimulai pada tanggal 19 Januari 2018 s/d 20 Januari 2018 dan semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Berikut adalah Tim yang akan melakukan Pemetaan serta Simulasi Longsor :

Tim 1 :

  1. M. Iqbal Ramdhani (Pusdalops PB)
  2. Awaludin (Pusdalops PB)
  3. Aria Bisma (OCC)
  4. Dias Kayun (MDMC)
  5. Basar/Bacang (AMS Rescue)

Tim 2 :

  1. Ertin Respati (Pusdalops PB)
  2. Gilang M. (OCC)
  3. Setiawan (AMS Rescue)
  4. Adi Triana/Rizot (AMS Rescue)
  5. Agus Firmansyah (AMS Rescue)

“Yang kita lakukan murni kesadaran kami akan pentingnya awareness terhadap bencana, dengan adanya alat tersebut mudah-mudahan banyak jiwa yang terselamatkan” tutur Una disela sela technikal meeting kegiatan Simulasi Longsor Desa Kalijati.

“Kegiatan ini akan terus kami laporkan kepada pimpinan kami Kepala DPKPB Bapak Dr. Drs. H. Nana Ruhena, MM yang selalu mendukung setiap kegiatan kita” pungkas Una mengakhiri perbincangan ini. (ER/PUSDALOPS/18)**

 

Laporan Terbaru