RAPAT TEKNIS TANGGAP DARURAT BENCANA GEMPA

Bupati Pangandaran Rapat Teknis Tanggap Darurat Gempa

PARIGI – Pasca kejadian gempa bumi tektonik yang terjadi di sebagian pulau Jawa dengan Mag 6.9 SR pada tanggal 15 Desember pukul 23:47:57 WIB lalu, Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata yang membatalkan menghadiri acara di Jakarta dan memilih kembali ke Pangandaran untuk melihat langsung efek gempa terhadap wilayah Kabupaten Pangandaran.

Bupati Rapat Teknis Tanggap Darurat Gempa
Rapat Teknis Tanggap Darurat Gempa

Setelah melihat langsung kondisi di lapangan dan melihat beberapa pelaporan kerusakan gedung bangunan, pada pukul 20.00 WIB hari Sabtu, 16 Desember 2017 melaksanakan Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Gempa Tasikmalaya dan menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Gempa Tektonik Kabupaten Pangandaran mulai dari tanggal 16-22 Desember 2017, dengan Pos Komando berada di depan Kantor Desa Margacinta dan ditindaklanjuti dengan pembentukan Tim Verifikasi Korban Rumah akibat bencana gempa yang anggotanya terdiri dari dinas instansi terkait, Relawan Penanggulangan Bencana dan unsur kewilayahan. Sebagai tindak lanjut penetapan status tanggap darurat Pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan Rapat Teknis pada pukul 10.00 WIB, hari Minggu, 17 Desember 2017, yang bertempat di Aula Setda Kabupaten Pangandaran.

Rapat Teknis Tanggap Darurat Gempa
Rapat Teknis Tanggap Darurat Gempa di Aula Setda Pangandaran

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengatakan Tim verifikasi ini diberi waktu selama 3 hari untuk melakukan verifikasi langsung ke lapangan dan akan segera ditindaklanjuti Rehabilitasi dan Rekonstruksi, itulah H. Jeje Winadinata selaku Bupati Pangandaran yang selalu fokus dan konsisten terhadap kepentingan masyarakatnya.

Laporan Terbaru