Blog Post

Kepala DPKPB 08 Dec
By: PADI 0

Sambutan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran

Assalamualaikum Wr.Wb.

Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.

Sebagaimana kita maklumi bahwa Kabupaten Pangandaran dalam RPJMD Tahun 2016-2021 memiliki Visi yaitu Kabupaten Pangandaran Sebagai  Tujuan Wisata Bekelas Dunia Selaras dengan Visi Kabupaten Pangandaran, maka kami rumuskan  visi Badan Penanggulangan Bencana Daerah/ Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana adalah sebagai berikut :

“Masyarakat dan Wisatawan Pangadaran Tangguh Menghadapi Bencana”

Salah satu tugas BPBD/ DPKPB adalah membantu Bupati dalam melaksanakan tugas di bidang kebencanaan. Kondisi Kabupaten Pangandaran termasuk daerah rawan bencana dengan kategori yang sangat tinggi yaitu menduduki  peringkat ke 16 di Tingkat Nasional (dari ±521 Kabupaten/Kota) dan menduduki peringkat ke 5 di Jawa Barat (dari 27 Kabupaten/Kota), data ini diambil dari data Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2013 dengan skor 215,20.

Dalam RPJMN 2015-2019 diamanatkan bahwa masing-masing Kabupaten/Kota harus menurunkan Indeks Risiko Bencana, sebesar kurang lebih 30% artinya Kabupaten Pangandaran pada akhir tahun 2019 Indeks Risiko Bencananya harus turun dan skornya menjadi kurang lebih 150,64.

Betapa beratnya tugas Pemerintah Kabupaten Pangandaran di bidang kebencanaan, yaitu harus menurunkan indeks risiko bencana sedemikian besar, untuk menurunkan indeks risiko bencana ini BPBD sebagai Koordinator tugas-tugas kebencanaan yang dilaksanakan oleh Dinas/Instansi/Badan lain yang ada di Wilayah Kabupaten Pangandaran, dan yang dilaksanakan oleh BPBD itu sendiri, untuk menurunkan indeks risiko bencana ini, harus ditempuh melalui 7 prioritas utama dan 71 indikator Ketahanan Daerah yang harus dilaksanakan, adapun ketujuh prioritas tersebut sebagai berikut:

  1. Penguatan Kebijakan dan Kelembagaan Kebencanaan,
  2. Pengkajian Risiko dan Perencanaan Terpadu,
  3. Pengembangan Informasi, Diklat dan Logistik,
  4. Penanganan Tematik Kawasan Rawan Bencana,
  5. Peningkatan efektivitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana,
  6. Penguatan Kesiapsiagaan dan Penanganan Darurat Bencana,
  7. Pengembangan System Pemulihan Bencana.

Berkaitan dengan ketujuh prioritas yang harus dilaksanakan oleh Kabupaten Pangandaran, masih banyak kendala yang dihadapi, antara lain :

  1. Nomentlatur lembaga yang menangani bencana tidak sesuai dengan pasal 18 ayat 1 dan 2 Undang Undang No.24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, sehingga dalam pelaksanaan tugas kebencanaan banyak mengalami hambatan;
  2. Anggaran untuk kegiatan kebencanaan belum memadai;
  3. Sarana/prasarana kebencanaan maupun pemadam kebakaran sangat minim;
  4. Peran serta masyarakat dan Dunia Usaha dalam penanggulangan bencana masih belum maksimal;
  5. Budaya sadar bencana masih rendah;
  6. Infomasi dan data kebencanaan masih belum satu pintu.

Meskipun masih banyak kendala tetapi bukan harus bediam diri, kita harus mampu mencari solusi terbaik sehingga ethos keja dan kredibilitas lembaga tetap terjaga.

Dalam manajemen Penanggulangan Bencana ada tiga tahapan penting yang harus kita jalani dalam penanggulangan bencana yaitu :

  1. Tahap Prabencana;
  2. Tahap Darurat Bencana;
  3. Tahap Pasca Bencana.

Dari ketiga tahap ini yang sering kurang mendapatkan perhatian adalah tahap Prabencana, dalam tahap ini nyaris tidak diketahui atau disadari betapa pentingnya. Umumnya yang menjadi pehatian utama publik adalah tahap darurat bencana dan tahap pasca bencana, masyarakat dan dunia Usaha pun lebih banyak mencurahkan perhatian pada dua tahap ini, adapun kegiatan yang temasuk tahap Prabencana adalah : Perencanaan Penanggulangan Bencana, Pencegahan, Pengurangan risiko, Pendidikan Kebencanaan, Pelatihan atau gladi kebencanaan, Penelitian kebencanaan, Penataan Tata ruang, Mitigasi Bencana, Peringatan dini, dan Kesiapsigaan.

 

Dalam memberikan data dan infomasi kebencanaan, yang selama ini hanya memanfaatkan media sosial berupa Facebook, Twitter dan Instagram, Whatsapp, sekarang ditambah dengan website BPBD/ DPKPB yang diberi nama Pangandaran Actual Disaster Information ( PADI ), yang berada dibawah kendali Pusdalops PB Kabupaten Pangandaran. Melalui Website ini diharapkan seluruh warga masyarakat beserta stakeholder terkait, lebih mudah, cepat, tepat dan akurat dalam mendapatkan infomasi kebencanaan di Kabupaten Pangandaran pada khususnya dan informasi dunia pada umumnya.

Kami ucapkan selamat atas peluncuran website ini. Semoga Alloh SWT selalu melindungi kita semua dalam menuju Kabupaten Pangandaran menjadi Kabupaten Pariwisata berkelas dunia dan aman dari Bencana.

Aamiin YRA.

Demikian sambutan ini saya sampaikan, Atas perhatian dari semua pihak saya sampaikan terimakasih.

Salam tangguh.

Salam Kemanusiaan,

Wassalamualaikum Wr. Wb.