Kementerian Sosial RI bentuk KSB di Desa Kalijati

Pangandaran (29 Juli 2018) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana melalui Pusdalops PB menghadiri kegiatan Kampung Siaga Bencana (KSB) yang diselenggarakan Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana  Alam (PSKBA) dan DinsosPMD Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan bertempat di Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, kegiatan KSB ini dilaksanakan selama 3 hari, 29 – 31 Juli 2018. Peserta kegiatan sebanyak 62 orang, meliputi unsur masyarakat. Diantaranya, Linmas, perangkat desa, Karang Taruna dan lembaga lainnya. Termasuk 61 anggota Taruna Siaga Bencana Kabupaten Pangandaran.

Peserta mendapatkan materi kebencanaan dari para narasumber dan praktisi. Diantaranya, Kadinsos Kabupaten Pangandaran, Kadinsos Provinsi Jawa Barat, PSKB/Analis Bencana Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Kabid Linjamsos Dinsos Jabar, Kasie PSKB Provinsi Jawa Barat, FK Tagana Kabupaten Pangandaran, Dit. PSKB Kemensos RI, PMI Kabupaten Pangandaran, DPKPB Kabupaten Pangandaran dan Koramil Sidamulih. Selain mendapatkan materi di dalam ruangan, peserta juga akan mengikuti kegiatan simulasi penanganan bencana di akhir kegiatan.

Pemberian materi tentang Mitigasi Bencana
Pemberian materi tentang Mitigasi Bencana

“Karakteristik alam di Kabupaten Pangandaran memiliki wilayah rawan bencana, diantaranya terdapat daerah berpotensi tsunami, tanah longsor, banjir dan kekeringan. Desa Kalijati menjadi salah satunya, seperti kita ketahui bencana longsor menimpa wilayah ini dan menimbulkan korban jiwa sebanyak 4 orang tahun 2017 lalu,” tutur Kepala DinsosPMD melalui Ketua FK Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana.

Mochamad Iqbal Ramdhani selaku salah satu narasumber dalam kegiatan KSB ini mengatakan “Sangat mengapresiasi sekali atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial RI ini, jadi bisa menambah agen-agen kebencanaan yang berada di Kabupaten Pangandaran. Karena sangat penting sekali peran meraka dalam kebencanaan, bilamana terjadi bencana dilingkungan mereka, mereka sudah tanggap dalam menghadapi bencana.”Ujarnya.

Laporan Terbaru