Pangandaran – (30/07/2018)
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana menerima kunjungan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka mendapatkan pemahaman mengenai pembangunan dan pengeloloan wilayah pesisir dan laut di Kabupaten Pangandaran.
Kunjungan diterima langsung oleh Ertin Respati selaku Supervisor Pusdalops-PB. Beliau menjelaskan tentang kondisi geografis Kabupaten Pangandaran pada saat dan setelah terjadi Tsunami tahun 2006 silam serta menjelaskan apa yang harus dilakukan pemerintah bila terjadi bencana. Sebagaimana diketahui Pangandaran memiliki garis pantai sepanjang 91 km.Kunjungannya kali ini merupakan tindaklanjut dari kunjungan yang pertama yakni pada tanggal 23 Juli 2018. Kunjungan ini masih berkaitan dengan penelitian yang sedang di laksanakan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).

Penelitian tersebut berjudul Pendekatan Geospasial dalam Mewujudkan Negara Kepulauan Indonesia Berbasis Wilayah Barat, Wilayah Tengah, Wilayah Timur, melalui Pemetaan Tata Ruang Geografik (Water Boundaries, Kebencanaan), Tata Ruang Pemerintahan (ICZM), Tata Ruang Ekonomi (Ekonomi Maritim), Tata Ruang Transportasi (Pemodelan dan Navigasi Maritim) dengan Tim Ketua Peneliti yakni Prof. Dr. Ir. Widyo Nugroho Sulasdi.
“Saya berharap kita juga harus memikirkan bagaimana caranya agar kawasan wisata Kabupaten Pangandaran bisa tahan akan bencana alam seperti dari segi Akomodasinya, Aksesibilatasnya, Pengunjungnya, dan Para Pelaku Usaha-Usaha di Kabupaten Pangandaran bisa tahan terhadap bencana” ujar Qurata Aini selaku anggota tim peneliti.
