Pangandaran Menjadi Tujuan Penelitian ITB

Pangandaran (23/07) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana menerima kunjungan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka mendapatkan pemahaman mengenai pembangunan dan pengeloloan wilayah pesisir dan laut di Kabupaten Pangandaran. Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran Dr. Drs. H. Nana Ruhena, MM dengan didampingi oleh Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ujang Herliana Hilihar, S.Pd,MM. Kepala DPKPB menjelaskan kondisi geografis Pangandaran serta apa yang harus dilakukan pemerintah bila terjadi bencana. Pangandaran menjadi tujuan penelitian karena perkembangan ekonomi pariwisata yang sangat pesat dan Pangandaran juga menjadi tujuan pariwisata dunia. Sebagaimana diketahui Pangandaran memiliki garis pantai sepanjang 91 km.

Wawancara dengan Kepala DPKPB Pangandaran

Dalam kunjungannya tersebut, tim dari ITB menjelaskan rencana akan dilaksanakan kegiatan Program Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Inovasi (P3MI) 2018 yang juga bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pangandaran. Penelitian tersebut berjudul Pendekatan Geospasial dalam Mewujudkan Negara Kepulauan Indonesia Berbasis Wilayah Barat, Wilayah Tengah, Wilayah Timur, melalui Pemetaan Tata Ruang Geografik (Water Boundaries, Kebencanaan), Tata Ruang Pemerintahan (ICZM), Tata Ruang Ekonomi (Ekonomi Maritim), Tata Ruang Transportasi (Pemodelan dan Navigasi Maritim) dengan Tim Ketua Peneliti yakni Prof. Dr. Ir. Widyo Nugroho Sulasdi.
“Terimakasih kepada Bapak Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana dan jajaran yang telah menyempatkan waktunya untuk diskusi dalam kunjungan ini,” ujar Dr. Nuraini Rahma Hanifa selaku anggota tim peneliti.

Foto bersama di ruangan Pusdalops PB
Laporan Terbaru