Pangandaran — Pasca musibah bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pangandaran sejak Selasa (06/11) lalu, Pemerintah Kabupaten Pangandaran mendapatkan bantuan dari CSR PT Pertamina (Persero) MOR 3 Jakarta / Tasikmalaya berupa gas elpiji ukuran 12 kg dan logistik (Sabtu, 10/11/18).
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran Dr.Drs. H. Nana Ruhena. MM di Posko Sekretariat Siaga Darurat Banjir dan Tanah Longsor, Dusun Bojongsari Desa Babakan, Pangandaran.
Sebanyak delapan buah gas elpiji disalurkan khusus untuk memenuhi kebutuhan dapur umum Posko Sekertariat Siaga Darurat Banjir dan Tanah Longsor. Sementara itu bantuan logistik disalurkan untuk masyarakat pengungsi yakni warga Desa Pananjung dan Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.

Adapun rincian dari bantuan logistik tersebut yakni mie instan sebanyak 70 dus, air minum mineral 600 ml sebanyak 30 dus, mie goreng 1 lt sebanyak 10 dus, sardine chilli 155 gr sebanyak 2 dus, kecap manis botol 65 ml sebanyak 3 dus, sambal asli botol 135 ml sebanyak 3 dus, biscuit sebanyak 10 dus, susu formula sebanyak 4 dus.

Kepala DPKPB Kabupaten Pangandaran mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada GM CSR Pertamina MOR 3 jakarta/Tasikmalaya atas pemberian bantuan berupa tabung gas elpiji untuk dapur umum Posko Sekertariat Siaga Darurat Banjir dan Tanah Longsor dan logistik untuk masyarakat pengungsi yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pangandaran tahun 2018.
“Semoga PT Pertamina (Persero) dapat terus menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam kegiatan penanggulangan bencana dan semoga semakin berkembang juga menjadi yang termaju di Indonesia,” tutupnya.
