Parigi – Program Wisata Edukasi Bencana Goes To School atau lebih dikenal WEB GTS kali ini dilaksanakan di SDN 2 Cintakarya Kecamatan Parigi, dengan jumlah peserta 37 siswa/siswi. Kegiatan ini edisi ke-72 serta menjadi sekolah ke-80 di Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan diawali dengan Pengenalan mentor serta pertanyaan mengenai bencana di halaman sekolah untuk membuat para siswa bisa mengenal pemateri dan agar lebih semangat serta berkonsentrasi. Kemudian kegiatan dilanjutkan di ruangan kelas untuk penyampaian materi tentang jenis-jenis bencana yang ada di Kabupaten Pangandaran, ciri-ciri bencana, cara menanggulangi bencana dan juga tentunya cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana.

Memberikan edukasi melalui film animasi kebencanaan, seperti Tsunami, Gempa Bumi, Banjir, Longsor, Angin Puting Beliung serta bencana yang lainnya dan penyampaian materi yang santai serta ceria membuat siswa dapat memahami materi dengan baik. Siswa pun sangat antusias dan komunikatif pada saat penyampaian materi sehingga membuat anak-anak penuh dengan senyum keceriaan.
Serta tidak lupa dalam kegiatan ini diadakan simulasi gempa bumi yang berawal dari kelas mereka masing-masing hingga ke tempat yang terbuka atau halaman sekolah, setelah itu ditutup dengan Trauma Healing atau game – game yang menyenangkan untuk siswa siswi yang bertujuan untuk menyegarkan pikiran siswa setelah mengikuti materi tentang kebencanaan yang disampaikan oleh mentor diruangan.

Sementara, menurut salah satu guru di SDN 2 Cintakarya Bapak Kosim mengatakan ” Sangat berterimakasih sekali kepada rekan-rekan BPBD yang telah memberikan pengetahuan tentang kebencanaan kepada siswa-siswi kami, semoga bisa bermanfaat bagi lingkungannya serta di sekolah” ucapnya.
Sampai saat ini ada 80 sekolah yang sudah kami datangi dan edukasi, dengan jumlah siswa yang sudah teredukasi sebanyak 4.987
siswa.

Kami berharap semoga kedepannya kami bisa terus melaksanakan kegiatan WEB GTS ini agar lebih banyak lagi siswa-siswi yang teredukasi dan paham tentang cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana di sekitarnya, sehingga bisa meminimalisir korban jiwa khususnya disaat terjadi bencana yang setiap saat bisa terjadi.
