BPBD Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pangandaran hadir di Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran untuk melaksanakan Sosialisasi dan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Megathrust, Minggu (14/9).
Wilayah pesisir selatan Jawa Barat, termasuk Pangandaran, memiliki risiko tinggi terhadap ancaman gempa bumi megathrust yang berpotensi memicu tsunami. Oleh karena itu, edukasi kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi taruna dan taruni serta sivitas akademika yang kelak akan menjadi garda terdepan di masyarakat.
Peserta kegiatan mendapatkan pengetahuan mendasar mengenai bagaimana gempa bumi dan tsunami bisa terjadi, apa dampaknya bagi kehidupan, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko.

Tak berhenti pada teori, seluruh peserta kemudian berlatih melalui simulasi lapangan. Mulai dari melindungi diri ketika gempa bumi terjadi, mengevakuasi diri dengan cepat dan tertib, hingga bergerak menuju titik evakuasi aman tsunami. Simulasi ini menggambarkan situasi nyata, sehingga setiap orang tahu apa yang harus dilakukan jika bencana benar-benar datang.
BPBD Kabupaten Pangandaran percaya bahwa kesiapsiagaan adalah keterampilan hidup yang harus terus dilatih. Dengan menanamkan budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan, generasi muda akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih sigap, peduli dan tangguh dalam menghadapi ancaman.

Mari bersama kita wujudkan Pangandaran yang lebih aman, siaga, dan tangguh.
Salam tangguh 💪🏻
Salam kemanusiaan 🙏🏻
#BNPBindonesia #bpbdjabar #JawaBaratTangguh #SiapUntukSelamat #BudayaSadarBencana #JabarIstimewa #SiapUntukSelamat#pangandaranmelesat #pemkabpangandaran
