Parigi – Selasa, 17 April 2018 Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran beserta Kepala DPKPB dan SKPD terkait menerima Kunjungan Observasi Lapangan Diklat Teknis Manajemen Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Tengah yang di selenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah yang bertempat di Aula Setda Kabupaten Pangandaran serta ruangan Pusdalops PB Pangandaran. Acara di mulai dengan sambutan dari perwakikan Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Dra. Rika Widjayanti, M. Hum., dilanjutkan dengan Sambutan dari Bpk. Mahmud, S.H., M.H. Selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran. “Pangandaran adalah Kabupaten/Kota peringkat ke-4 rawan tsunami sehingga peran BPBD dalam hal ini sangat penting untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya tsunami,” Ujar Bpk. Mahmud, S.H., M.H.

Kunjungan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang ada di wilayah lingkup Provinsi Jawa Tengah. Rombongan berjumlah 43 orang yang terdiri dari peserta 35 orang, pembimbing 4 orang, dan pendamping 4 orang. Peserta kunjungan ini terdiri dari 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), RSUD, ESDM, DINAS Arsip dan Perpustakaan, DINKES, BBWS, BPBD Kabupaten dan Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan ini dibagi menjadi 3 kelompok yaitu :
a) Kelompok 1 yaitu mengenai Pelaporan Kejadian Bencana;
b) Kelompok 2 yaitu mengenai penugasan TRC untuk melakukan Kaji Cepat;
c) Kelompok 3 yaitu mengenai Evakuasi dalam Penangananan Pengungsi.
Ada banyak hal yang di sampaikan dalam kunjungan tersebut salah satunya mengenai kebencanaan yang ada di Kabupaten Pangandaran seperti tsunami, banjir, dan tanah longsor. Kegiatan berlangsung sangat interaktif dan santai, sehingga acara berlangsung dengan baik.

“Saya berharap Diklat ini bisa berjalan berkesinambungan karena ini menyangkut masalah keselamatan masyarakat pada saat terjadi bencana, khusus dari kami Badan Pengembangan Sumber Daya Masyarakat selaku penyelenggara Diklat, kegiatan ini dapat berlangsung terus sehingga program ini mendapatkan akreditasi A, sehingga dapat memotivasi teman-teman di lapangan bahwa image BPBD sebagai SKPD buangan itu hilang karena disinilah kesiapsiagaan teman-teman sangat dibutuhkan, selamat kepada DPKPB Kabupaten Pangandaran telah membuat BPBD bukan lagi sebagai SKPD buangan dengan program-program nya yang inovatif,” ujar Dra. Rika Widjayanti, M. Hum. Selaku Kasubid Pengembangan Kompetensi Teknis Inti BPSDMD Provinsi Jawa Tengah.