Pangandaran –(17/1) Sekda Pangandaran, Drs. Kusdiana, MM., menghadiri undangan dalam rangka menjajaki kerjasama kemitraan untuk penguatan kapasitas Penanggulangan Bencana dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran yang diadakan oleh ADRA (Adventist Development and Relief Agency International) di Aula TIC Pangandaran.
Sebagaimana diketahui ADRA adalah lembaga kemanusiaan yang telah beroprasi di Indonesia sejak tahun 1981 dan menjadi yayasan ADRA Indonesia pada tahun 1991. Salah satu fokus program ADRA adalah Penanggulangan Bencana (PB) dan saat ini ADRA memiliki Nota Kesepahaman dengan BNPB untuk periode (2017-2022).
Dalam kesempatan tersebut hadir juga perwakilan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kodim, Perbankkan dan FKDM se- Kabupaten Pangandaran.

Sebagaimana yang kita ketahui Kabupaten Pangandaran memiliki potensi bencana yang sangat tinggi, ADRA mengadakan kerjasama kemitraan untuk penguatan kapasitas Penanggulangan Bencana dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk membentuk Rencana Kontijensi dalam penanggulangan bencana.
“Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Presiden Ir. H. Joko Widodo bahwa setiap Daerah memiliki Rencana Kontijensi dalam menanggulangi bencana, maka kami berharap Kabupaten Pangandaran dapat menjadi percontohan dalam Penanggulangan Bencana” Ucap Okta salah satu perwakilan dari ADRA
ADRA berharap Kabupaten Pangandaran bisa menjadi percontohan dalam Penanggulan Bencana, maka daripada itu diperlukan penyusunan Rencana Kontijensi yang matang dan melibatkan seluruh stake holder supaya mempermudah penyusunan naskah tersebut.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan bisa bermanfat bagi masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya dalam penangulangan bencana.” Pungkasnya.
