Pangandaran – 11 Juli 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangandaran melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Mitigasi Kebencanaan yang bertempat di Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran dengan jumlah 150 peserta serta narasumber kegiatan dari BPBD Provinsi Jawa Barat Rano Sanjaya.
Kegiatan dimulai dengan pemaparan dari Kepala Pelaksana BPBD Kab. Pangandaran tentang Mitigasi Bencana serta potensi bencana yang ada di wilayah Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Setelah selesai pemaparan dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran dilanjutkan dengan materi dari BPBD Provinsi Jawa Barat mengenai management bencana, penyelamatan saat terjadi bencana, serta simulasi bila terjadi gempa bumi. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini sangat a

ntusias sekali dalam mengikuti kegiatan tersebut karena menambah pengetahuan tentang penanggulangan bencana .
“Terimakasih kami ucapkan atas kedatangan tim BPBD ke Politeknik Kelautan dan Perikanan, harapan kami adalah anak-anak ini bisa mengerti cara penanggulangan bencana terutama banjir dan tsunami, kemudian harapan lanjutan kami adalah anak-anak ini bisa sebagai voluntir atau bisa diperbantukan sebagai tim penanggulangan bencana, karena mereka adalah generasi muda yang sangat berpotensi dan energi yang bagus” Ucap Pembantu Direktur III Politeknik KP Pangandaran Abdul Rahman, A.Pi, M.Si.
Kepala Pelaksana BPBD Kab. Pangandaran menyampaikan “Memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak rektorat Politeknik KP Pangandaran yang luar biasa untuk mengambil inisiatif untuk mengadakan pelatihan sekaligus gladi kegiatan kebencanaan sesuai dengan karakteristik bencana yang ada di lokasi kampus, ini merupakan suatu contoh untuk kampus yang berada di kota lainnya untuk sama sama ikut berpartisipasi ikut dalam kebencanaan”

Adapun sepatah dua patah kata dari Taruna yang menjadi peserta mengatakan “Kegiatan yang seperti ini sangat baik untuk membuat kita sebagai taruna di Politeknik KP Pangandaran, terlebih lagi kita disini dekat dengan laut jadi sering ada bencana, mungkin gempa-gempa yang akhir akhir ini terjadi, harapannya kita bisa lebih tau apa yang harus kita lakukan, harus evakuasi kemana bila ada bencana seperti itu, jadi kegiatan seperti ini sangat baik”.
Besar harapan dengan kegiatan simulasi ini mahasiswa/i bisa lebih paham dan siap akan pentingnya pengetahuan tentang bencana, khususnya bencana gempa bumi dan tsunami.
Mari kita wujudkan Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera dan tangguh! Mari bergandengan tangan dan bersama-sama menegaskan:
Kenali Ancamannya, Siapkan Strateginya!
Siap untuk Selamat!
